Nasional, Peloporkalimantan – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan adopsi kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu kunci mendorong produktivitas sektor pangan, kesehatan, dan pendidikan guna mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.
Nezar mengatakan pemanfaatan AI mampu meningkatkan kualitas, efisiensi, dan produktivitas pada sektor-sektor strategis yang menjadi fondasi pembangunan nasional. Hal itu disampaikannya dalam acara White Paper Launch: Accelerating AI Adoption in Indonesia di Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026).
“AI mampu membuat pertanian lebih presisi, melakukan prediksi logistik dengan lebih akurat, serta memantau rantai pasok secara konsisten,” ujar Nezar.
Di sektor kesehatan, Nezar menyebut AI berpotensi memperluas akses layanan sekaligus meningkatkan kualitas perawatan. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung diagnosis dini, pemantauan kesehatan yang lebih personal, hingga membantu pengambilan keputusan medis secara cepat dan tepat.
Sementara di bidang pendidikan, AI dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih adaptif melalui personalisasi materi pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik.
Selain sektor-sektor strategis tersebut, pemerintah juga memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi pelayanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Nezar mengapresiasi terbitnya laporan Accelerating AI Adoption in Indonesia yang dinilainya dapat menjadi panduan penting dalam mempercepat pemanfaatan AI di tengah perkembangan ekosistem digital nasional.
“Laporan ini tidak hanya menyajikan analisis, tetapi juga memberikan arahan yang bermakna untuk mengubah riset dan ide menjadi adopsi AI yang praktis dan aplikatif,” tuturnya.
Ia berharap laporan tersebut mampu mendorong pelaku industri memimpin adopsi AI di sektor-sektor kunci, investor mendukung inovasi agar siap masuk pasar, serta kalangan akademisi terus membina talenta digital masa depan.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar AI benar-benar memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia,” pungkasnya.
Sumber : Infopublik.id









