Wabup Akhmad Fauzi Salurkan Bantuan Kebakaran di Lampihong, Camat Minta Penguatan Sarpras Pemadam

Balangan, Peloporkalimantan – Wakil Bupati Balangan, H. Akhmad Fauzi, turun langsung meninjau warga terdampak musibah kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan sosial darurat di Desa Lampihong Selatan RT 03, Kecamatan Lampihong, Kamis (15/10/2026).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Wabup didampingi oleh jajaran teknis dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah bencana pemukiman yang menimpa warga setempat. Penyerahan paket bantuan ini ditujukan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar para korban yang kehilangan tempat tinggal.

“Pemerintah daerah turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat di Desa Lampihong Selatan. Kami juga berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi musibah ini serta dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” tutur Akhmad Fauzi.

Tiga Rumah Terdampak, Camat Imbau Kewaspadaan Bencana Kekeringan

Dalam kesempatan yang sama, Camat Lampihong, Mariani, memaparkan bahwa musibah kebakaran tersebut berkobar pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Insiden ini menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah warga, dengan rincian dua unit rumah rusak berat (100 persen) dan satu unit rumah mengalami rusak ringan (sekitar 10 persen).

Mariani mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran pemukiman maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih di tengah kondisi musim kemarau.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api, terutama selama musim kemarau. Kondisi kering meningkatkan risiko kebakaran, baik di lingkungan permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan yang belakangan kerap terjadi di wilayah Kecamatan Lampihong,” terang Mariani.

Lebih lanjut, Camat Lampihong mengusulkan perlunya penguatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di tingkat wilayah, seperti armada penyedot air, instalasi selang, tandon penampungan air darurat, serta pembuatan sumur bor di titik-titik rawan bencana. Pasalnya, susutnya debit air sungai dan sumur warga saat kemarau menjadi tantangan utama petugas pemadam di lapangan.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment