Barito Kuala, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (27/4/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forkopimda, kepala SKPD, serta seluruh ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Upacara dipimpin langsung oleh Bahrul Ilmi yang dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Otonomi daerah adalah sarana mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar bupati saat membacakan sambutan Mendagri.
Sejumlah fokus strategis juga disampaikan sebagai arah kebijakan ke depan, meliputi penguatan kedaulatan pangan dan energi, tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan dan kesehatan, serta penguatan reformasi birokrasi dan penegakan hukum.
Momentum peringatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada ASN berprestasi melalui Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan tersebut diberikan kepada Muryanti (30 tahun pengabdian), Hery Sasmita (20 tahun), dan Roni Faslah (10 tahun).
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada perangkat daerah dengan kinerja terbaik. Dinas PUPR mencatat capaian kontribusi keuangan tertinggi dengan realisasi retribusi daerah sebesar 55,21 persen pada triwulan I 2026, sementara Dinas Kesehatan meraih persentase tertinggi realisasi retribusi sebesar 79,91 persen.
Upacara ditutup dengan harapan agar semangat otonomi daerah terus mendorong inovasi dan sinergi antar pemangku kepentingan di Barito Kuala, guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.








