Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Bimbingan Teknis Implementasi Posyandu dengan Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Hotel Lotusa, Simpang Empat, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan posyandu agar lebih terstruktur dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan posyandu melalui kolaborasi yang solid antara berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa penerapan enam SPM menuntut posyandu memberikan layanan yang lebih berkualitas, mulai dari tata kelola, mekanisme pelayanan, hingga sistem pencatatan dan pelaporan.
Peran PKK disebut sangat strategis sebagai mitra pemerintah yang bersinergi dengan pelaksana enam SPM di berbagai bidang. Karena itu, ia berharap kegiatan Bimtek ini mampu menyatukan persepsi para pengurus PKK Kabupaten dan seluruh pelaksana SPM, sehingga implementasi standar pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas PMD Tanah Bumbu yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti rangkaian Bimtek dengan sungguh-sungguh agar pemahaman mengenai tata kelola posyandu dan peningkatan mutu layanan semakin mendalam.
Kepala Dinas PMD Tanah Bumbu, Samsir, menegaskan bahwa enam SPM yang menjadi prioritas meliputi layanan ibu hamil, ibu nifas, balita, imunisasi lengkap, kesehatan gizi, serta layanan bagi remaja. Standar tersebut sangat terkait dengan seribu hari pertama kehidupan sehingga membutuhkan sinergi lintas sektor untuk mencapai tujuan besar, yakni pencegahan stunting, pengurangan risiko kematian ibu hamil, serta peningkatan kualitas pemberdayaan masyarakat desa.
Ia menambahkan bahwa hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 memberikan penguatan kelembagaan bagi posyandu sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa, sehingga posisi dan perannya dalam perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan menjadi semakin penting.
Bimtek ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar. Melalui sinergi yang baik antarperangkat daerah, kader, dan PKK, mutu pelayanan posyandu di Tanah Bumbu diyakini akan semakin meningkat dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.