Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah menggelar Sosialisasi dan Pembekalan Utilitas Dasar bagi kader Posyandu di Aula Baperida, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Survei Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Sosialisasi melibatkan lintas sektor mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hingga Dinas Lingkungan Hidup guna memperkuat pemahaman para kader Posyandu terkait sanitasi lingkungan masyarakat.
Materi pembekalan meliputi akses air bersih, pengelolaan sanitasi dan air limbah, sistem drainase lingkungan, hingga pengelolaan persampahan di masyarakat.
Kepala DPMD Hulu Sungai Tengah, Edy Rahmawan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader agar mampu membantu pengumpulan data EHRA secara akurat dan komprehensif.
“Peran kader di lapangan sangat penting dalam membantu pemerintah memperoleh data kondisi lingkungan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan pembekalan.
Menurut Edy, hasil survei EHRA nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan guna mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat Bumi Murakata.
“Melalui kolaborasi semua pihak, kita berharap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Hulu Sungai Tengah terus meningkat,” pungkasnya.








