Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru terus memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menjamin kemudahan akses pangan berkualitas bagi warga. Langkah konkret ini ditandai dengan peresmian Kios Pangan DKP3 dan gelaran Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam Puncak Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) Tahun 2026 di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Selasa (3/11/2026).
Peringatan HPS 2026 kali ini mengusung tema “Innovate Today, Nourish Tomorrow” (Inovasi Masa Kini, Ketahanan Pangan Nanti). Tema tersebut menegaskan krusialnya modernisasi dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di daerah.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, membuka langsung rangkaian acara tersebut yang disambut antusiasme tinggi dari ratusan warga. Beragam komoditas pangan pokok—seperti beras, minyak goreng, gula, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, hingga daging dan ikan segar—disediakan dengan harga di bawah pasaran. Pada kesempatan itu, Wali Kota Lisa turut membagikan 200 paket sayuran gratis secara langsung kepada warga penerima manfaat.
Dalam arahannya, Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani, peternak, dan pelaku usaha pangan lokal yang konsisten menjaga ketersediaan stok pangan di wilayah Kota Banjarbaru.
“Melalui pemanfaatan inovasi teknologi dan pengetahuan tradisional secara arif, kita dapat membangun ekosistem pangan yang kuat serta berkelanjutan bagi generasi mendatang. Pendekatan ini mencakup efisiensi produksi, keadilan distribusi, stabilitas harga, hingga jaminan pemenuhan gizi masyarakat,” jelas Wali Kota.
Potong Rantai Distribusi dan Transformasi Pertanian Modern
Lebih lanjut, Wali Kota Lisa menegaskan bahwa kehadiran Kios Pangan DKP3 merupakan instrumen strategis Pemko Banjarbaru untuk memangkas panjangnya alur distribusi pasokan pangan dari produsen ke konsumen. Langkah ini sekaligus disiagakan sebagai benteng pengendalian inflasi di tingkat daerah.
“Kios Pangan ini hadir agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas tinggi dengan harga yang stabil dan terjangkau. Kepada para pengelola, saya titipkan fasilitas ini agar dikelola secara transparan, jujur, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Dukungan terhadap penguatan sektor pertanian Banjarbaru juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui penyerahan bantuan teknologi berupa satu unit drone pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Kalsel. Fasilitas ini diproyeksikan untuk optimalisasi penyemprotan pupuk, pestisida, serta penyebaran benih presisi guna mengantisipasi dampak perubahan iklim.







