Pemkab Tanah Bumbu Tingkatkan Keselamatan Jalan Bypass Batulicin–Banjarbaru

Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Ruas Jalan Bypass Batulicin–Banjarbaru kini tampil lebih terang dan aman memasuki awal 2026 setelah Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memasang Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya (APJ TS), pagar pengaman, serta Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di sejumlah titik strategis.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perhubungan Dwi Dibyo Raharjo menyampaikan bahwa pemasangan APJ TS dan pagar pengaman dimulai dari Desa Tamunih, yang merupakan titik perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Banjar.

“APJ TS dan pagar pengaman dipasang mulai dari Desa Tamunih yang merupakan titik perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Banjar,” ujar Dwi Dibyo Raharjo, Senin (19/1/2026) di Batulicin.

Ia menjelaskan, kehadiran APJ TS memberikan penerangan optimal pada malam hari, sementara pagar pengaman dan APILL berfungsi melindungi pengguna jalan dari potensi kecelakaan, khususnya di lokasi-lokasi rawan.

Kombinasi fasilitas keselamatan tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat yang melintas di jalur utama penghubung Batulicin–Banjarbaru.

Pemasangan APJ TS, pagar pengaman di ruas jalan alternatif perbatasan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar, serta APILL di Jalan Kodeco Simpang SPBU merupakan bantuan teknis dari pemerintah pusat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Wilayah Kalimantan Selatan.

Bantuan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi pengguna jalan.

Sebelumnya, pada 2025, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengusulkan peningkatan fasilitas keselamatan jalan kepada Kementerian Perhubungan RI, khususnya untuk ruas Jalan Bypass Banjarbaru–Batulicin. Usulan tersebut disampaikan langsung saat kunjungan bersama Kepala Dinas Perhubungan Tanah Bumbu Dwi Dibyo Raharjo dan diterima Menteri Perhubungan RI Dudy Purwaghandi, Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat Ahmad Yani, beserta jajaran.

Menurut Andi Rudi Latif, fasilitas keselamatan jalan sangat dibutuhkan mengingat ruas tersebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi serta masih minim sarana dan prasarana pendukung keselamatan jalan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar