Balangan, Peloporkalimantan – Peta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Balangan mencatatkan tonggak sejarah baru. Perguruan tinggi pertama di Bumi Sanggam, Universitas Sapta Mandiri, secara resmi meluluskan sebanyak 177 mahasiswa dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Diamond Hall Ballroom Hotel Aston Tanjung, Selasa (6/10/2026).
Kelulusan angkatan pertama ini menandai babak penting bagi eksistensi Universitas Sapta Mandiri dalam menjawab kebutuhan daerah akan ketersediaan tenaga terdidik yang kompeten, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar daerah.
Pemerintah Kabupaten Balangan yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan menyambut baik lahirnya para sarjana baru dari perguruan tinggi lokal ini. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Balangan, M. Nor, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menegaskan bahwa kehadiran institusi pendidikan tinggi memegang peranan vital sebagai dapur pencetak SDM yang adaptif dan berkemajuan.
“Perguruan tinggi bukan hanya tempat mencari gelar akademik, tapi proses pembentukan SDM yang unggul dan berkemajuan,” ujar M. Nor di hadapan para wisudawan, senat universitas, serta tamu undangan.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia senantiasa menjadi komitmen strategis yang terus dikawal oleh Pemkab Balangan. Salah satu instrumen nyata yang dihadirkan pemerintah daerah untuk mendukung hal tersebut adalah melalui program Beasiswa 1000 Sarjana, yang dirancang sebagai investasi jangka panjang demi memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan daya saing masyarakat.
Melalui perluasan akses pendidikan tinggi, pemerintah berharap generasi muda Balangan memiliki kapasitas intelektual dan keahlian praktis untuk turut serta menggerakkan roda pembangunan di berbagai sektor.
“Kami ingin anak-anak Balangan tak hanya menjadi penonton di masa depan, tapi terlibat membawa perubahan,” tegasnya.
Menutup arahannya, M. Nor berpesan kepada para lulusan agar tidak lekas berpuas diri atau menganggap momen wisuda sebagai garis akhir dari proses belajar. Dinamika zaman serta perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat menuntut setiap sarjana baru untuk terus mengasah keterampilan, menjaga integritas, dan siap beradaptasi dengan segala bentuk perubahan di dunia kerja maupun tengah masyarakat.
Sumber : Infopublik.id








