Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Dua mahasiswa Program Studi Magister Arsitektur ULM berhasil meraih gelar juara dalam Sayembara Konsep Desain Bundaran yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUPRPKPP) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Pengumuman pemenang dilaksanakan di Hotel Fovere Kapuas, Selasa (23/12/2025). Dalam ajang tersebut, mahasiswa ULM berhasil menempati posisi terbaik pada dua kategori sayembara yang berbeda.
Muhammad Ripqi dinobatkan sebagai Juara Terbaik pada Sayembara Konsep Desain Bundaran Adipura di Kecamatan Selat. Sementara Arie Riza Firsandi meraih posisi Terbaik Ketiga atau Harapan 2 pada Sayembara Desain Bundaran Pujon di Kecamatan Pujon.
Sebelumnya, seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi yang ketat, termasuk sesi presentasi lima besar yang digelar pada Senin (22/12/2025). Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan aspek fungsi, estetika, keselamatan, serta kesesuaian desain dengan karakter dan identitas daerah.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Heni Mariyati, menyampaikan bahwa sayembara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat penataan ruang kota yang berkelanjutan dan berkarakter.
Ia menegaskan bahwa bundaran tidak hanya berfungsi sebagai simpul lalu lintas, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai ruang publik dan penanda kawasan. Oleh karena itu, desain yang dihasilkan diharapkan mampu memperkuat citra wilayah serta menjadi kebanggaan masyarakat.
Menurut Heni, karya para pemenang dinilai berhasil memadukan unsur estetika, keselamatan, keberlanjutan lingkungan, serta nilai filosofis yang mencerminkan sejarah dan potensi Kabupaten Kapuas. Sayembara ini sekaligus menjadi wadah bagi lahirnya gagasan inovatif dari kalangan akademisi dan masyarakat umum dalam mendukung pembangunan daerah.









