Kemenperin: Industri Kosmetik Dukung Peningkatan Ekspor Nasional

Jakarta: Kementerian Perindustrian mendukung pengembangan industri komestik dalam negeri untuk meningkatkan ekspor nasional. Kemenperin mencatat kinerja industri kosmetik berkembang positif, yang juga ditandai dengan bertumbuhnya industri kecil menengah.

“Kami mengutip data Badan Pusat Statistik. Nilai ekspor produk kosmetik, minyak atsiri dan parfum Indonesia tahun 2023 mencapai 842 juta dolar AS,” kata Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza saat membuka kegiatan Cosmetic Day 2024 di kantor Kemenperin, Selasa (29/10/2024).

Sementara market size (total penjualan) industri kosmetik di tahun 2023, mencapai 467.919 produk.  Beberapa nama produk kosmetik Indonesia seperti Mustika Ratu dan Wardah, menjadi tulang punggung ekspor kosmetik.

Faisol juga mengatakan, potensi pertumbuhan pasar komestik yang diperkirakan terus meningkat. “Pertumbuhannya diperkirakan sebesar 4,8 persen per tahun sepanjang 2025-2029,” ujarnya.

Pertumbuhan pasar kosmetik tersebut, menurutnya, ditopang oleh sekitar 1.040 pelaku usaha. Sekitar 89 persen diantarnya adalah pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM).

“Ini menunjukkan, industri kosmetik sangat terbuka dan potensial bagi para IKM maupun UKM. Di lokapasar, enam dari sepuluh jenama perawatan dan kecantikan dengan penjualan tertinggi adalah jenama lokal,”ucap Faisol.

Sementara, total pendapatan dari industri kosmetik Indonesia di tahun 2024 diperkirakan sebesar Rp30 triliun. Karena itu, Kemenperin terus mendorong pengembangan industri komestik di kalangan IKM.

Kegiatan Cosmetik Day, merupakan salah satu wadah untuk lebih mengenalkan produk kosmetik lokal. Sehingga nantinya, produk kosmetik lokal yang akan menguasai pasar kosmetik di dalam negeri.

Sumber : rri

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar