Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Bumi Murakata, Bupati Samsul Rizal Tegaskan APBD 2027 Harus Berorientasi Hasil dan Manfaat

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan fiskal yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Arah kebijakan tersebut tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.

Rancangan strategis tersebut disampaikan secara resmi oleh Bupati HST, Samsul Rizal, dalam gelaran Rapat Paripurna DPRD Kabupaten HST yang dipusatkan di Gedung DPRD HST, Barabai, Jumat (11/9/2026).

Dalam pidatonya, Bupati Samsul Rizal memaparkan bahwa alokasi APBD 2027 difokuskan untuk mengakselerasi berbagai sektor krusial. Prioritas utama meliputi penguatan pelayanan dasar, peningkatan mutu pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang merata, penguatan ekonomi kerakyatan, upaya pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Ia menegaskan, pengelolaan keuangan daerah tidak boleh sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran semata, melainkan harus mengedepankan prinsip hasil, kemanfaatan luas, transparansi, serta akuntabilitas yang ketat.

“Pelaksanaan APBD harus berorientasi pada hasil, manfaat, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga setiap anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Samsul Rizal di hadapan para pimpinan dan anggota dewan.

Di sektor fisik dan pembangunan kewilayahan, Pemkab HST menempatkan pembenahan infrastruktur strategis sebagai prioritas. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur ini mencakup akses jalan, jembatan, jaringan drainase, sistem irigasi, penyediaan air bersih, sanitasi layak, serta pemenuhan fasilitas penunjang di bidang pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, untuk menggerakkan roda perekonomian lokal, pemerintah daerah mengambil langkah taktis dengan mendorong pertumbuhan sektor pertanian serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Strategi ini dijalankan melalui penguatan produktivitas hulu, perluasan akses permodalan yang inklusif, pendampingan intensif, hingga perluasan jaringan pemasaran produk lokal agar mampu bersaing lebih luas.

Bupati Samsul Rizal juga memberi catatan khusus mengenai pentingnya pembenahan validitas data kemiskinan, penanganan stunting, serta ketepatan sasaran program perlindungan sosial. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci utama agar intervensi program pemerintah dapat menyasar kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara efektif.

“APBD Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik, memperkuat perekonomian, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Hulu Sungai Tengah,” pungkas Samsul Rizal.

Melalui perumusan APBD 2027 yang matang dan berpihak kepada kepentingan rakyat ini, Pemkab HST optimis mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah sekaligus mewujudkan pemerataan kesejahteraan di seluruh penjuru Bumi Murakata.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment