Dituding Blokir Wartawan, Kapolsek Sungai Loban Beri Klarifikasi

Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Kapolsek Sungai Loban IPTU Kity Tokan membantah tudingan telah melakukan pemblokiran terhadap wartawan. Ia menegaskan Polsek Sungai Loban tetap menjunjung prinsip keterbukaan informasi, namun menerapkan kehati-hatian dalam menyampaikan keterangan demi menjaga keakuratan informasi dan kelancaran proses hukum yang sedang berjalan.

IPTU Kity Tokan menjelaskan, saat ini Polsek Sungai Loban tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pemerasan terhadap Kepala Desa Tri Martani, Kecamatan Sungai Loban. Dalam proses tersebut, muncul berbagai isu dan opini di tengah masyarakat yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurutnya, sikap selektif dalam merespons permintaan informasi diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun gangguan terhadap proses penyelidikan. Ia juga menilai situasi saat ini rawan disusupi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolsek mengungkapkan, maraknya penipuan daring yang mengatasnamakan wartawan maupun institusi kepolisian menjadi salah satu alasan pihaknya lebih berhati-hati dalam menanggapi komunikasi melalui pesan singkat, khususnya WhatsApp. Selain itu, meningkatnya aktivitas dugaan mafia tanah di lahan plasma milik petani juga menjadi perhatian aparat penegak hukum, sehingga setiap informasi yang beredar harus benar-benar diverifikasi.

Ia menambahkan, pihaknya kerap menerima permintaan konfirmasi yang tidak disertai identitas resmi, seperti kartu pers atau nama media yang terdaftar di Dewan Pers. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan penyalahgunaan informasi apabila tidak disikapi secara cermat.

Meski demikian, IPTU Kity Tokan menegaskan bahwa Polsek Sungai Loban tidak menutup diri terhadap wartawan maupun masyarakat. Ia memastikan pihaknya tetap terbuka memberikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab melalui mekanisme yang resmi.

Ia menyampaikan bahwa konfirmasi dan permintaan keterangan dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor Polsek Sungai Loban agar data dan informasi yang disampaikan dapat dipastikan kebenarannya serta dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui klarifikasi ini, Kapolsek Sungai Loban berharap tidak terjadi kesalahpahaman antara kepolisian, wartawan, dan masyarakat, serta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sungai Loban tetap terjaga dengan baik.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar