Bupati Balangan: Enam Misi Pembangunan Siap Majukan Daerah

PeloporKalimantan, PARINGIN – Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, menegaskan enam misi pembangunan yang akan menjadi prioritas utama pada periode kedua kepemimpinannya untuk masa jabatan 2025-2030. Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati dan Wakil Bupati Balangan, yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Balangan, Selasa (4/3).

Dalam pidatonya, Abdul Hadi menyatakan bahwa pada periode keduanya, ia tetap mengusung visi yang sama dengan periode sebelumnya demi meningkatkan capaian yang sudah diraih serta terus mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Balangan. Menurutnya, pembangunan Balangan harus terus berlanjut dengan lebih baik, baik dari sisi infrastruktur, ekonomi, maupun kualitas hidup masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Abdul Hadi menjelaskan bahwa pembangunan akan difokuskan pada pengembangan infrastruktur desa dan kota guna meningkatkan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat. Selain itu, peningkatan kesejahteraan juga akan didorong melalui sektor pertanian dan ekonomi kreatif, yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar generasi mendatang memiliki daya saing yang lebih baik serta memastikan layanan kesehatan yang lebih optimal demi menjamin akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Selain pembangunan ekonomi dan sosial, optimalisasi tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan publik juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah akan terus berupaya menjalankan kebijakan yang lebih efektif dan efisien agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. Tak hanya itu, pembangunan yang berbasis lingkungan juga akan menjadi fokus utama untuk memastikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.

Abdul Hadi menambahkan bahwa misi pembangunan ini akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan disusun dalam waktu enam bulan sesuai ketentuan birokrasi. Setelah itu, RPJMD akan menjadi dasar penyusunan Rencana Strategis Daerah (Renstra), yang wajib dijadikan acuan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ia menegaskan bahwa setiap SKPD harus memastikan perencanaan yang dibuat selaras dengan Renstra dan tidak keluar dari ketentuan yang sudah ditetapkan.

Selain itu, pada periode kedua kepemimpinannya, pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan, termasuk menilai kinerja para pejabat untuk memastikan efektivitas kebijakan yang diterapkan.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Balangan, Lindawati, serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda), kepala SKPD, camat, serta anggota DPRD Balangan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar