Banjarbaru, PeloporKalimantan.com – Sebanyak 176 jemaah haji asal Kabupaten Kotabaru yang tergabung dalam Kloter BDJ-13 tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, Jumat (4/7/2025) pukul 17.30 WITA.
Kepulangan jemaah disambut hangat oleh Wakil Ketua I DPRD Kotabaru Chairil Anwar, Kabag Kesra Setda Kotabaru Yopi Ade Herwandi, dan sejumlah pejabat, termasuk Anggota DPR RI Komisi VIII H. Sudianor, serta Kepala Kantor Kemenag Kotabaru H. Ahmad Kamal.
Namun kepulangan ini turut diwarnai kabar duka. Salah satu jemaah, H. Mustapa Sahamma (90 tahun), dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Selain itu, satu jemaah lansia, Hj. Tasiah (86 tahun), masih tertunda kepulangannya karena alasan kesehatan dan harus ditanazulkan (ditempatkan pada kloter berikutnya).
Setibanya di Asrama Haji Banjarbaru, jemaah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan proses pemulihan mulai pukul 18.25 hingga 21.00 WITA. Mereka kemudian dijadwalkan bertolak ke Kotabaru sekitar pukul 22.00 WITA dan diperkirakan tiba keesokan paginya, Sabtu (5/7/2025). Jemaah akan beristirahat dan melaksanakan salat subuh di Masjid Serongga sebelum melanjutkan perjalanan melalui Pelabuhan Feri Stagen.
Kepala Kemenag Kotabaru, H. Ahmad Kamal, menjelaskan bahwa jumlah awal jemaah haji dari Kotabaru sebanyak 178 orang. Namun, dua orang tidak kembali bersama kloter: satu meninggal dunia dan satu lagi tertunda kepulangannya karena masih menjalani perawatan di RS Salman, Madinah.
“Dari total 176 jemaah yang kembali, 48 orang (17 laki-laki dan 31 perempuan) difasilitasi menggunakan dua bus panitia daerah, sementara sisanya pulang secara mandiri,” terangnya.
Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, menyampaikan rasa syukur atas keselamatan jemaah dan turut berbelasungkawa atas wafatnya salah satu jemaah.
“Kami berdoa agar dua jemaah yang masih dalam perawatan segera diberi kesembuhan,” ujarnya.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H. Muhammad Thambrin, yang turut hadir dalam penyambutan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan haji.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan selama pelayanan dan menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Gubernur Kalsel dan pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya.
Acara penyambutan diwarnai dengan jamuan Soto Banjar dan Sate Banjar, sebagai bentuk kebersamaan dan ucapan selamat datang kepada para tamu Allah yang telah menunaikan rukun Islam kelima.









