Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan jangkauan pelayanan publik sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui perhelatan program Aksi Sinergitas Merah Putih yang diinisiasi oleh Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, di kawasan Objek Wisata Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, pada 29–30 Oktober 2026.
Kegiatan terpadu tersebut menghadirkan beragam pelayanan publik secara gratis yang melibatkan lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), guna mempermudah warga memperoleh dokumen administrasi dan akses layanan dasar tanpa harus membuang waktu mendatangi kantor instansi secara terpisah.
Ratusan warga tampak memadati kawasan Pantai Pagatan untuk memanfaatkan momentum layanan jemput bola tersebut. Berbagai kemudahan yang dibuka langsung di lokasi acara meliputi:
-
Pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gratis;
-
Pengurusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (Adduk);
-
Layanan konsultasi dan administrasi ketenagakerjaan;
-
Serta berbagai fasilitas perizinan dan layanan publik pendukung lainnya.
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, menegaskan bahwa Aksi Sinergitas Merah Putih merupakan representasi hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat guna memberikan solusi pelayanan yang cepat, responsif, dan tanpa hambatan birokrasi.
“Melalui Aksi Sinergitas Merah Putih ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah hadir memberikan pelayanan yang mudah dijangkau, efisien, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Tanah Bumbu,” tegas Andi Rudi Latif.
Geliat Ekonomi Rakyat Melalui Pembinaan UMKM Lokal
Tidak hanya berfokus pada efektivitas pelayanan administrasi, program ini juga menjadi panggung pemberdayaan bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Pemkab Tanah Bumbu menyediakan stan khusus agar produk-produk unggulan warga dapat dipamerkan dan dipasarkan secara langsung kepada pengunjung kawasan wisata Pantai Pagatan.
Keterlibatan UMKM ini dinilai strategis dalam memperluas jangkauan promosi produk lokal, memicu peningkatan volume transaksi harian, serta memperkuat perputaran roda perekonomian di tingkat kecamatan.








