Proyek Dermaga dan Pendalaman Alur Pelayaran Jhonlin Group Dimulai, Dorong Konektivitas dan Investasi Kawasan

Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Pembangunan infrastruktur maritim berskala besar resmi dimulai di Kabupaten Tanah Bumbu. Jhonlin Group menandai dimulainya Proyek Pembangunan Dermaga dan Pendalaman Alur Pelayaran melalui upacara peletakan batu pertama (groundbreaking) di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu (Bumi Serasan Sekata), Minggu (1/11/2026).

Proyek strategis di bawah pengerjaan PT Dua Samudera Perkasa ini mencakup pembangunan dermaga dan pendalaman alur pelayaran di Kalimantan Selatan (Kawasan Ekonomi Khusus/KEK Setangga) serta Kalimantan Timur (Kabupaten Paser). Langkah ini dihadirkan guna memperkuat aksesilibitas kapal berkapasitas besar, menarik masuknya investasi modal asing, hingga memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

Dalam pelaksanaannya, Jhonlin Group menggandeng kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC) tingkat global, China Communications Construction Company (CCCC).

CEO Jhonlin Group, Feriyandi, menjelaskan bahwa pendalaman alur pelayaran di Setangga akan dilakukan sepanjang lebih dari 34 kilometer dengan kedalaman mencapai 15 meter. Pengerjaan ini difokuskan agar kapal-kapal berukuran besar dapat berlayar dan bersandar secara optimal di area KEK Setangga yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Hilirisasi tanpa didukung infrastruktur maritim yang memadai tentu tidak dapat terwujud secara maksimal, karena infrastruktur adalah bagian integral dari alur hilirisasi industri. Ketika konektivitas alur pelayaran ini selesai, investor akan semakin tertarik menanamkan modal di KEK Setangga, yang pada akhirnya akan mendongkrak output ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” papar Feriyandi.

Ia juga menambahkan bahwa selain potensi pertumbuhan ekonomi, kemitraan strategis dengan pihak penyedia teknologi maritim internasional ini membawa misi alih teknologi (transfer of knowledge) bagi sumber daya manusia Indonesia.

Efisiensi Rantai Pasok dan Komitmen Keselamatan Kerja

Sementara itu, perwakilan dari CCCC, Song Wentao, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Jhonlin Group dalam mengawal tiga proyek infrastruktur maritim sekaligus. Ia menyampaikan bahwa armada kapal teknis dan personel ahli telah disiagakan di lokasi pengerjaan.

“Dengan ketersediaan alur pelayaran yang dalam dan dermaga modern, pengangkutan komoditas seperti batu bara, produk kimia, hingga logistik peralatan berat dapat berjalan jauh lebih efisien. Ini akan menjadi motor penggerak ekosistem industri kawasan,” terang Song Wentao.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen Jhonlin Group turut menggarisbawahi pentingnya penerapan standar ketat terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta keberlanjutan aspek lingkungan selama seluruh tahapan konstruksi berlangsung.

Prosesi groundbreaking ini dihadiri langsung oleh Founder Jhonlin Group H. Andi Syamsuddin Arsyad, Bupati Tanah Bumbu H. Andi Rudi Latif, Direktur PT Dua Samudera Perkasa Efgar Welmar Santos, perwakilan CCCC Song Wentao, serta jajaran pejabat Pemkab Tanah Bumbu.

Dengan dimulainya pengerjaan infrastruktur maritim ini, Kabupaten Tanah Bumbu semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis hilirisasi industri dan perkapalan modern di Kalimantan Selatan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment