Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi merilis Buku Kompilasi Statistik Sektoral Daerah Kota Banjarbaru Tahun 2026. Peluncuran buku ini dikemas dalam agenda Ekspose Publikasi di Aula SINERGI Lantai 3 Bapperida Kota Banjarbaru, Kamis (22/10/2026).
Acara strategis tersebut mengumpulkan jajaran pengelola data se-Kota Banjarbaru, mulai dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru hingga para pejabat dan Operator Satu Data dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Mewakili Kepala Diskominfo, Sekretaris Diskominfo Kota Banjarbaru membuka perhelatan tersebut sekaligus mengapresiasi kolaborasi lintas pihak dalam penyusunan data sektoral daerah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyusunan buku ini bukanlah akhir dari proses pengelolaan data.
“Keberhasilan penyelenggaraan statistik sektoral tidak hanya diukur dari tersusunnya sebuah buku atau terkumpulnya data dalam satu portal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana memastikan data yang disajikan benar-benar berkualitas, diperbarui secara berkala, dan konsisten antarperangkat daerah,” tegasnya.
Tiga Langkah Penguatan Implementasi Satu Data Indonesia
Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan bahwa kualitas perencanaan pembangunan daerah sangat bergantung pada akurasi data. Data yang presisi menjadi fondasi vital dalam menentukan arah kebijakan, merancang program prioritas, hingga mengukur kinerja pemerintah agar tepat sasaran.
Guna memperkuat komitmen Satu Data Indonesia di tingkat daerah, Diskominfo mendorong tiga langkah kunci bagi seluruh SKPD selaku Produsen Data:
-
Rutin dan Berkelanjutan: Menjadikan proses pengisian serta validasi data sebagai rutinitas kerja harian, bukan sebatas pemenuhan kewajiban administratif.
-
Standardisasi Berbagi Data: Menyamakan mekanisme dan standar data untuk mempermudah integrasi serta berbagi pakai antar-sektor.
-
Pemanfaatan Aktif: Memastikan data yang telah terhimpun dimanfaatkan secara optimal dalam proses penetapan prioritas program pembangunan daerah.







