Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Sebanyak 154 anggota Karang Taruna Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang Kemah Karya Bhakti Wisata (KKBW) Karang Taruna se-Kalimantan Selatan ke-37 Tahun 2026. Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal, di halaman Kantor Bupati HST, Rabu (23/9/2026), sebelum bertolak menuju lokasi utama kegiatan di Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan akbar tahunan yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari pada 24–27 September 2026 ini menghadirkan berbagai agenda kepemudaan, perlombaan, serta bakti sosial yang melibatkan perwakilan Karang Taruna dari seluruh kabupaten/kota se-Kalsel.
Ketua Karang Taruna HST, Ahmad Riduan, dalam laporan pengantarnya mengungkapkan bahwa kontingen Bumi Murakata tahun ini berkekuatan 154 orang, yang terdiri atas 40 pengurus kabupaten serta 114 anggota dari sembilan perwakilan Karang Taruna desa dari berbagai kecamatan, seperti Labuan Amas Utara, Batu Benawa, Pandawan, dan Batang Alai Utara.
Jumlah tersebut mencatatkan lonjakan partisipasi yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan keikutsertaan HST pada KKBW sebelumnya di Kabupaten Kotabaru yang hanya melibatkan tiga kelompok Karang Taruna desa.
“Keikutsertaan sembilan Karang Taruna tahun ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan membesarkan organisasi di Kabupaten HST,” ungkap Riduan.
Meski diramaikan dengan berbagai agenda perlombaan antarkontingen, Riduan menekankan bahwa esensi utama keikutsertaan dalam KKBW bukan sekadar mengejar piala atau kemenangan semata, melainkan sebagai wadah strategis untuk menempa diri, menambah pengalaman, serta memperluas jejaring pertemanan lintas daerah.
“Kalah atau menang bukan yang utama. Yang penting kita tetap semangat berkolaborasi dan mempererat silaturahmi,” tambahnya.
Dukungan moral turut disuarakan oleh Ketua KNPI HST, Nadea Rizky Ananda, yang hadir memotivasi para peserta. Ia berpesan agar para pemuda memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas diri, mengingat generasi muda yang hadir di perkemahan tersebut merupakan estafet kepemimpinan daerah di masa depan.
“Pemuda HST harus terus naik kelas karena peserta hari ini merupakan calon pemimpin pada masa mendatang,” tegas Nadea sembari mengingatkan kontingen untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan citra positif daerah.
Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar senantiasa menjunjung tinggi etika, menjaga nama baik daerah, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Tanah Laut dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.
“Jaga nama baik Hulu Sungai Tengah, ikuti seluruh kegiatan dengan baik, dan jadikan momentum ini untuk menimba ilmu,” pesan Bupati Samsul Rizal.
Bupati menegaskan bahwa Karang Taruna memegang peranan vital sebagai pilar sosial di tengah masyarakat, khususnya dalam menggerakkan aksi-aksi kepedulian dan mendukung kesejahteraan warga. Melalui ajang KKBW ke-37 ini, Pemkab HST berharap lahir generasi muda yang semakin tangguh, mandiri, aktif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.







