Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Akses jalan utama yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat Desa Awang, Kecamatan Batang Alai Utara, kini mulai ditingkatkan. Peningkatan infrastruktur transportasi darat ini direalisasikan melalui pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 sebagai langkah taktis memperkuat konektivitas antarwilayah.
Dimulainya proyek padat karya ini ditandai dengan upacara pembukaan TMMD pada Rabu (15/7/2026). Sasaran utama operasional di lapangan difokuskan pada pembangunan fisik berupa pengerasan dan pemasangan paving block jalan desa sepanjang 1,1 kilometer dengan lebar bentangan mencapai empat meter.
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dilaporkan menggelontorkan anggaran daerah sebesar Rp1,25 miliar demi menyukseskan pembangunan fasilitas publik tersebut. Seluruh paket pekerjaan fisik ini ditargetkan dapat rampung secara menyeluruh dalam kurun waktu 30 hari kalender kerja.
Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI terbukti sangat mempercepat akselerasi pemerataan pembangunan di area pedesaan. Sebelum program ini berjalan, jalur trans-desa tersebut hanya berupa jalan tanah yang kerap rusak parah dan berlumpur setiap kali memasuki musim penghujan.
Selain pembenahan jalan, agenda TMMD kali ini juga turut didukung dana stimulan senilai Rp125 juta dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Selatan. Alokasi dana tersebut dikonversi untuk program bedah rumah tidak layak huni, renovasi musala, pembangunan MCK, hingga penyediaan fasilitas sanitasi balita.
Sebanyak 150 personel gabungan dari unsur Korem 101/Antasari, Kodim 1002/HST, kepolisian, hingga perwakilan TNI Angkatan Laut dan Udara diterjunkan ke lokasi hingga 13 Agustus 2026. Di samping kerja fisik, tim satgas juga menggelar aksi sosial massal mulai dari pengobatan gratis, penanganan stunting, hingga pembagian sembako.








