Banjarbaru, Peloporkalimantan – Tongkat estafet kepemimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru resmi berganti. Politikus Partai Golkar, Muhammad Syahrial atau yang akrab disapa Haji Iyal, sah mengemban amanah baru sebagai Ketua DPRD Kota Banjarbaru untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat dalam Rapat Paripurna DPRD Banjarbaru pada Rabu (1/7/2026). Pengambilan sumpah dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Banjarbaru, Agus Safuan Amijaya, serta disaksikan oleh unsur Forkopimda, anggota legislatif, tokoh masyarakat, dan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Banjarbaru, Kanafi.
Haji Iyal resmi menduduki kursi nomor satu di parlemen Banjarbaru menggantikan Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera. Pergantian antarwaktu (PAW) pimpinan ini merupakan tindak lanjut resmi dari Surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor B-1011/DPP/GOLKAR/V/2026 yang diterbitkan pada Mei lalu.
Ditemui usai pelantikan, Haji Iyal tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya atas momentum penting dalam karier politiknya tersebut. Ia menegaskan bahwa jabatan ini merupakan sebuah tanggung jawab besar, bukan sekadar simbol kekuasaan politik, yang harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya demi kemaslahatan masyarakat Kota Banjarbaru.
Langkah awal yang akan diambil oleh Haji Iyal adalah memperkuat jembatan komunikasi dan membangun hubungan kerja yang harmonis dengan Pemerintah Kota Banjarbaru. Menurutnya, akselerasi pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal jika lembaga eksekutif dan legislatif egois serta berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya kolaborasi yang sehat.
Acara pelantikan ini juga mencuri perhatian tamu undangan dengan hadirnya Gubernur Kalimantan Selatan periode 2021–2024, Sahbirin Noor atau Paman Birin. Kehadiran tokoh sentral Banua tersebut mempertegas solidnya dukungan internal partai terhadap kepemimpinan baru di DPRD Banjarbaru dalam mengawal fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan ke depan.








