Nasional, Peloporkalimantan – Pemerintah resmi menggulirkan kembali kebijakan diskon tarif transportasi masal pada periode libur sekolah 2026. Langkah strategis yang dijalankan sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor pariwisata nasional selama masa liburan.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa stimulus ini tertuang dalam Keputusan Bersama Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, dan Kepala Badan Pengaturan BUMN. Kebijakan ini mewajibkan perusahaan negara sektor transportasi memberikan potongan harga yang tidak hanya berlaku selama masa libur sekolah, tetapi juga berlanjut hingga periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Pada masa libur sekolah kali ini, pemerintah memberikan diskon sebesar 30 persen untuk seluruh layanan kereta api komersial kelas ekonomi dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Potongan harga serupa sebesar 30 persen juga diberikan untuk seluruh trayek kapal laut penumpang kelas ekonomi dengan masa berlaku yang lebih panjang, yakni dari 20 Juni sampai 15 Agustus 2026.
Kemudahan ekstra turut diberikan bagi pengguna moda transportasi udara melalui fasilitas diskon 100 persen Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk tiket pesawat berjadwal kelas ekonomi mulai 24 Juni hingga 5 Juli 2026. Sementara untuk angkutan penyeberangan, pemerintah menggratiskan tarif jasa kepelabuhanan bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA dari 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Fasilitas gratis jasa pelabuhan tersebut dikhususkan pada tujuh lintasan penyeberangan utama nasional yang menjadi urat nadi mobilitas dan logistik. Jalur-jalur tersebut meliputi Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Pototano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta rute Sape–Labuan Bajo.
Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan, meskipun pemerintah jor-joran memberikan insentif tarif murah, aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan. Pemerintah bersama seluruh operator transportasi berjanji akan terus memperketat kesiapan sarana dan prasarana agar masyarakat dapat menikmati perjalanan liburan dengan aman.
Sumber : Infopublik.id







