Wujudkan Konsep ‘HST Menyala’, Pemkab Hulu Sungai Tengah Targetkan 1.000 Titik PJU Baru

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) terus menggenjot penguatan infrastruktur fasilitas keselamatan jalan melalui pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara masif di berbagai wilayah. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata dalam merealisasikan visi “HST Menyala” yang diinisiasi oleh Bupati Samsul Rizal, guna mengubah wajah Bumi Murakata menjadi lebih benderang, aman, sekaligus nyaman bagi mobilitas warga. Berdasarkan data rekam medik dari Dinas Perhubungan Kabupaten HST, sepanjang tahun anggaran 2025 lalu, pemerintah daerah telah sukses merampungkan pemasangan sebanyak 1.256 titik lampu penerangan di sejumlah kecamatan.

Tidak ingin mengendurkan momentum pembangunan, Pemkab HST kembali mematok target ambisius untuk menambah sekitar 1.000 titik PJU baru secara bertahap pada tahun anggaran 2026 ini. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten HST, Azmi Hamidi, menerangkan bahwa proyek penambahan seribu lampu penerangan tersebut saat ini sudah memasuki tahapan penyusunan perencanaan teknis. Sesuai dengan peta konsep yang ada, pemasangan lampu akan memprioritaskan ruas-ruas jalan strategis yang menjadi jalur utama pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat, dengan memanfaatkan teknologi lampu Light Emitting Diode (LED) hemat energi yang disokong anggaran daerah sekitar Rp2 miliar.

Dampak dari program jembatan cahaya ini mulai dirasakan langsung oleh para pengguna jalan, salah satunya Winda, seorang warga lokal yang kerap berkendara pada malam hari. Winda mengaku sangat terbantu dan merasa jauh lebih tenang saat melintasi jalur yang dulunya dikenal gelap gulita namun kini telah terang benderang. Menurutnya, keberadaan lampu PJU ini memberikan rasa aman yang sangat berarti, khususnya bagi kaum perempuan yang terpaksa berkendara sendirian di malam hari tanpa perlu dihantui kecemasan akan potensi tindak kriminalitas. Ia berharap program peninggian indeks cahaya ini bisa diteruskan secara merata, termasuk menyasar poros jalan dari Desa Hulu Rasau menuju Kecamatan Pandawan.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Azmi Hamidi memastikan jajarannya akan mengawal ketat agar sisa target pemasangan seribu unit lampu LED baru tersebut dapat tuntas dieksekusi sebelum tahun anggaran 2026 ini berakhir pada Desember mendatang. Di samping mengandalkan pendanaan lokal, percepatan elektrifikasi jalan raya di Kabupaten HST juga mendapatkan sokongan dana segar dari pemerintah pusat. Sinergi ini diwujudkan lewat penyelesaian sisa proyek pembangunan fisik Jalan Lingkar Walangsi-Kapar yang menyerap anggaran pusat sekitar Rp138 miliar, di mana Rp3 miliar di antaranya dialokasikan khusus untuk kelengkapan fasilitas lampu penerangan jalan.

Melalui lompatan besar di sektor infrastruktur pencahayaan publik ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah menaruh harapan besar agar denyut nadi perekonomian masyarakat eceran di malam hari dapat terus bergeliat tanpa hambatan waktu. Dengan hilangnya titik-titik rawan kecelakaan dan kriminalitas akibat kegelapan, stabilitas keamanan warga diharapkan terus terjaga dengan baik. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pengerasan badan jalan semata, melainkan juga menyentuh aspek perlindungan jiwa bagi setiap pengguna jalan yang melintas.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar