Balangan, Peloporkalimantan – Pemerintah Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, resmi melakukan terobosan baru dalam digitalisasi pelayanan kesehatan dan administrasi di tingkat akar rumput. Langkah visioner tersebut diwujudkan melalui peluncuran inovasi Sistem Informasi Pelayanan dan Administrasi Integrasi (SIPANDAI). Peluncuran aplikasi berbasis digital ini disinergikan dengan agenda peningkatan kapasitas kader Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang diselenggarakan di Gedung Multiguna Desa Muara Jaya pada Kamis (11/6/2026).
Kepala Desa Muara Jaya, Suhaimi, menjelaskan bahwa aplikasi SIPANDAI merupakan sebuah sistem mutakhir yang diinisiasi oleh Posyandu Kasturi Enam SPM. Platform ini dirancang secara khusus untuk memangkas birokrasi dan mempermudah warga desa dalam mengakses berbagai klaster pelayanan dasar yang kini telah saling terintegrasi. Lewat pemanfaatan teknologi ini, para orang tua maupun warga dapat melakukan proses pendaftaran posyandu secara daring hanya dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) masing-masing melalui ponsel, sehingga tidak perlu lagi mengantre atau datang lebih awal ke lokasi pelayanan fisik.
Layanan yang diakomodasi dalam posyandu terintegrasi ini terbilang komprehensif karena telah mencakup enam urusan wajib pelayanan dasar pemerintah kepada masyarakat. Bidang-bidang tersebut meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga pemenuhan jaminan sosial. Pihak pemerintah desa menaruh harapan besar agar kader Posyandu Kasturi Enam SPM dapat terus konsisten melahirkan inovasi baru dan berharap mendapatkan pembinaan yang lebih masif dari instansi teknis di tingkat kabupaten ke depan.
Langkah adaptif Desa Muara Jaya ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari lintas sektor. Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat pada DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan, Syarif Hidayat, menerangkan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan oleh Tim Pembina Posyandu Kabupaten Balangan. Manajemen daerah menargetkan Desa Muara Jaya dapat bertransformasi menjadi laboratorium percontohan serta kiblat bagi desa-desa lain di seluruh wilayah Kabupaten Balangan dalam menyelenggarakan Posyandu Enam SPM yang efektif.
Dukungan senada juga dilayangkan oleh Camat Awayan, Muhammad, yang hadir langsung menyaksikan jalannya peluncuran inovasi teknologi desa tersebut. Pihak kecamatan berkomitmen mengawal keberlanjutan program SIPANDAI agar tidak sekadar menjadi program musiman, melainkan sebuah sistem pelayanan publik yang kokoh dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparatur desa, kecamatan, dan dinas terkait, implementasi teknologi ini diharapkan mampu mendongkrak indeks kualitas hidup masyarakat di Bumi Sanggam.








