Banjarbaru, Peloporkalimantan – Menjaga kelestarian budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal menjadi misi utama Dara Bungas Sasirangan.
UMKM binaan Dekranasda Kota Banjarbaru tersebut berhasil membawa kain sasirangan khas Kalimantan Selatan menembus pasar nasional melalui sentuhan desain modern tanpa meninggalkan motif tradisionalnya.
Usaha yang berlokasi di Jalan Roma Nomor 11, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara itu dirintis oleh Gusti Ida Karyani.
Perjalanan bisnisnya bermula saat dirinya masih aktif sebagai pegawai di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dan mendapat tugas mendampingi instruktur pelatihan sasirangan bagi remaja putus sekolah di Panti Budi Satria.
“Waktu itu saya dipercaya pimpinan mendampingi instruktur mengajar sasirangan, otomatis saya mendapat ilmu dari sana. Seiring berjalannya waktu, teman-teman meminta dibuatkan motif. Dari situlah inspirasi muncul, hingga sekitar tahun 2018 saya mulai fokus mengembangkan sasirangan,” ungkap Gusti Ida, Kamis (21/5/2026).
Keinginan kuat untuk memajukan budaya Kalimantan Selatan mendorong Gusti Ida terus berinovasi dengan memadukan motif tradisional dan modern.
Hasilnya, produk sasirangan buatannya semakin dikenal luas dan pernah dikenakan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin serta Gubernur Kalimantan Selatan dalam kegiatan di Istana Negara.
Salah satu daya tarik utama Dara Bungas Sasirangan adalah konsep eksklusivitas “1 kain 1 motif”.
Melalui konsep tersebut, setiap kain sasirangan dipastikan memiliki corak berbeda sehingga tidak ada motif yang benar-benar sama antara satu produk dengan lainnya.
Selain berkembang secara bisnis, UMKM tersebut juga memberikan dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat sekitar.
Saat ini, Dara Bungas Sasirangan mempekerjakan sekitar 25 penjahit dan 10 tenaga bordir yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga di sekitar Banjarbaru.
Gusti Ida mengaku dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru sangat membantu perkembangan usahanya, salah satunya melalui pemasaran produk di Mess L Dekranasda Kota Banjarbaru.
Menurutnya, dukungan tersebut turut membantu menjaga stabilitas pemasukan UMKM setiap bulan.
Ke depan, ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, terutama terkait akses permodalan di tengah kenaikan harga bahan baku dan kebutuhan produksi.
Ia optimistis usaha sasirangan lokal mampu terus berkembang sekaligus memberdayakan lebih banyak masyarakat sekitar.








