Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan langkah menuju penilaian Adipura 2026 dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Selasa (28/4/2026).
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Muhammad Risdianadi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam rakor ini merupakan bagian dari penguatan komitmen daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Menurutnya, forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memetakan titik pantau prioritas yang akan menjadi fokus penilaian.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, tidak hanya untuk memenuhi indikator penilaian, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rakor tersebut mengusung tema “Sinergitas Pengelolaan Lingkungan Hidup Menuju Kalimantan Selatan Bersih, Teduh, dan Berkelanjutan”, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kualitas lingkungan di seluruh wilayah.
Dalam kegiatan ini, pemerintah daerah mendapatkan panduan teknis terkait penilaian, termasuk evaluasi capaian tahun sebelumnya dan identifikasi berbagai tantangan di lapangan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kawasan pasar, terminal, hingga permukiman.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang terarah sesuai target kebijakan strategis daerah (JAKSTRADA).
Melalui persiapan yang matang dan sinergi lintas sektor, Pemkab Tanah Bumbu optimistis dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus meraih hasil terbaik dalam penilaian Adipura 2026.









