Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pembangunan infrastruktur konektivitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mulai bergulir dengan dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Peletakan batu pertama atau ground breaking dilaksanakan di Desa Paya Besar, Kecamatan Batu Benawa, Senin (6/4/2026), sebagai bagian dari program percepatan pembangunan nasional.
Proyek tersebut dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, di bawah lingkup Kodam XXII/Tambun Bungai melalui Kodim 1002/HST.
Komandan Kodim 1002/HST Ardiansyah Okta Putra Siregar dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Pangdam XXII/Tambun Bungai Zainul Arifin.
Ia menyampaikan pembangunan jembatan ini merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak dalam membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bagian dari bakti TNI untuk negeri dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Nama Jembatan Perintis Garuda dipilih sebagai simbol semangat membuka jalan kemajuan serta mengatasi kendala geografis yang selama ini membatasi mobilitas masyarakat.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, memudahkan akses masyarakat terhadap layanan publik, serta mendukung pemasaran hasil pertanian dan perkebunan.
Pembangunan ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Antusiasme warga terlihat tinggi terhadap pembangunan tersebut, mengingat jembatan ini telah lama dinantikan untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.
Dengan dimulainya proyek ini, diharapkan konektivitas wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah semakin meningkat dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.








