Kotabaru, Peloporkalimantan – Kawasan Siring Laut Kotabaru menjadi pilihan utama warga untuk ngabuburit selama Ramadan 1447 Hijriah. Pemerintah Kabupaten Kotabaru membuka Pasar Ramadan UMKM Saijaan Fest di lokasi tersebut, menghadirkan 137 lapak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sejak pukul 15.00 Wita, kawasan itu mulai dipadati pengunjung. Akses jalan yang sengaja ditutup dan dialihkan menjadikan area tersebut sebagai zona pejalan kaki, sehingga masyarakat lebih leluasa berburu takjil.
Beragam kue khas Banjar seperti bingka kentang dan amparan tatak tersaji di setiap sudut lapak. Aneka es segar dan minuman berwarna-warni pun berjejer, siap melepas dahaga saat azan Magrib berkumandang.
Salah seorang warga, Junia, mengaku senang dengan konsep pasar Ramadan yang terpusat di satu lokasi. Menurutnya, setelah membeli makanan berbuka, pengunjung bisa langsung bersantai di tepi laut sambil menikmati pemandangan kapal yang melintas.
Hal senada disampaikan Nursyifa, salah satu pedagang yang merasakan peningkatan penjualan. Ia menilai keramaian juga dipengaruhi kebiasaan masyarakat yang sebelumnya rutin menghadiri kegiatan car free day setiap Minggu di kawasan tersebut.
Selain itu, adanya program undian mingguan bagi pembeli dan pedagang turut menambah daya tarik. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru, Risa Ahyani, mengingatkan pengunjung agar tidak membuang nota belanja.
Ia menjelaskan setiap pembelanjaan Rp20 ribu berhak memperoleh satu kupon undian, sementara transaksi menggunakan QRIS mendapatkan dua kupon. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan transaksi sekaligus memeriahkan Pasar Ramadan di Siring Laut.
Dengan konsep wisata kuliner berpadu panorama laut, Pasar Ramadan Saijaan Fest di Siring Laut menjadi magnet baru ngabuburit warga Kotabaru selama bulan suci.









