Ribuan Pelajar Terdampak Banjir, Disdikbud Balangan Siapkan Bantuan Seragam

Balangan, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memfokuskan pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir dan banjir bandang dengan menyiapkan bantuan seragam sekolah serta perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, H Abiji, mengatakan pendataan terhadap peserta didik terdampak telah rampung dilakukan di seluruh wilayah. Dari hasil pendataan tersebut, tercatat sebanyak 1.976 pelajar terdampak bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan, data tersebut menjadi dasar dalam menyiapkan langkah konkret agar peserta didik tetap dapat mengikuti proses pembelajaran tanpa terkendala kebutuhan dasar sekolah.

Selain penyaluran bantuan seragam, pemerintah daerah juga menyiapkan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir. Kerusakan yang terjadi meliputi meja dan kursi belajar, serta sejumlah fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya.

Abiji menjelaskan, terdapat 13 sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama yang sempat terendam banjir. Sementara satuan pendidikan yang paling banyak terdampak adalah taman kanak-kanak, dengan jumlah sekitar 35 sekolah.

Seluruh kebutuhan pemulihan tersebut, lanjutnya, telah disusun dalam Rencana Anggaran Biaya, baik untuk pengadaan seragam siswa maupun perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak.

Untuk merealisasikan program tersebut, Disdikbud Balangan merencanakan penggunaan dana darurat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2026. Saat ini, koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan untuk mempercepat proses pelaksanaan bantuan.

Ia menambahkan, pembahasan anggaran dijadwalkan segera dilakukan dan diharapkan berjalan lancar sehingga bantuan bagi pelajar dan sekolah terdampak dapat segera disalurkan.

Pemerintah Kabupaten Balangan menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam masa pemulihan pascabencana, dengan harapan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal serta meringankan beban pelajar dan orang tua yang terdampak banjir.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar