Balangan, Peloporkalimantan – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Balangan menggelar Lomba Fashion Show Desain Motif Sasirangan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kediaman Bupati Balangan, Paringin, Rabu (31/12/2025).
Sebanyak 18 motif sasirangan karya perajin dan desainer lokal ditampilkan dalam ajang tersebut. Motif-motif yang dipertunjukkan di antaranya Tawing Filupuh, Si Manis Balangan, Manyandar, Ikan Ambatuan Sungai Pitap, Mayang Maurai, serta sejumlah motif lain yang merepresentasikan identitas, sejarah, dan potensi lokal Kabupaten Balangan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, mengatakan lomba desain motif sasirangan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan busana, tetapi juga ruang ekspresi, edukasi, dan promosi budaya lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Dekranasda berupaya mendorong perajin dan desainer muda Balangan agar mampu meningkatkan kualitas karya, berdaya saing, serta memiliki akses pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Menurutnya, sasirangan bukan sekadar produk kerajinan tekstil, melainkan warisan budaya yang sarat filosofi, doa, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, pengembangan sasirangan harus tetap menjaga nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Melalui lomba desain ini, Dekranasda Kabupaten Balangan juga berkomitmen memperkuat inovasi produk kerajinan lokal sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku UMKM di daerah.
Pada akhir kegiatan, motif Tawing Filupuh ditetapkan sebagai juara pertama Lomba Desain Motif Sasirangan, mengungguli motif-motif lain yang turut menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Balangan.









