Balangan, Peloporkalimantan – Sebanyak 79 usulan pembangunan dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Balangan Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (5/2/2026).
Dari total usulan yang masuk, sebanyak 69 usulan berasal dari desa dan 10 usulan merupakan prioritas kecamatan. Seluruhnya diarahkan kepada sembilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai dengan kewenangan dan bidang masing-masing.
Pelaksanaan musrenbang diawali dengan penyampaian tanggapan perangkat daerah terhadap usulan yang masuk, dilanjutkan pemaparan realisasi program hasil Musrenbang tahun sebelumnya, serta penegasan kembali usulan prioritas dari masing-masing desa.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten Balangan, Nanang As’ari, mengatakan Musrenbang memiliki peran strategis dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk memperoleh masukan sekaligus menyinkronkan agenda dan prioritas pembangunan kecamatan dengan program prioritas perangkat daerah agar perencanaan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Nanang menambahkan, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Balangan terus berupaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pelaksanaan Musrenbang di setiap tingkatan.
Sementara itu, Camat Tebing Tinggi, Mulidiah, menyampaikan bahwa sebagian usulan yang diajukan pada musrenbang sebelumnya telah terealisasi pada tahun 2026. Ia berharap usulan yang disampaikan untuk RKPD 2027 juga dapat diakomodasi oleh perangkat daerah terkait.
Mulidiah mengungkapkan sejumlah usulan prioritas kecamatan, di antaranya penanganan banjir di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi serta rencana pembangunan Pasar Tebing Tinggi sebagai upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.









