Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Gaungkan Kelestarian Lingkungan Lewat Mimbar Agama

Banjarbaru, Peloporkalimantan – Jajaran Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Seskoad Tahun Anggaran 2026 menghadirkan pendekatan inovatif dalam upaya pembinaan teritorial dan pemeliharaan lingkungan di Kalimantan Selatan. Melalui mimbar keagamaan, perwira TNI mendatangi masjid-masjid setempat untuk bertindak sebagai khatib sekaligus imam salat Jumat dengan mengusung pesan kepedulian lingkungan, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pasis Seskoad menyampaikan khutbah bertema strategis: “Menjaga Alam sebagai Amanah Allah SWT dan Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)”.

Melalui mimbar khutbah, Pasis Seskoad menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem dan mencegah bencana lingkungan bukan sekadar kewajiban hukum atau sosial semata, melainkan bagian integral dari keimanan dan wujud ibadah kepada Sang Pencipta. Hal ini disandarkan pada tuntunan Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 56 yang secara tegas melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi.

Secara khusus, perwira pembina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar (open burning). Praktik konvensional tersebut dinilai memicu dampak sistemik yang luas, mulai dari bencana kabut asap lintas daerah, penurunan kualitas kesehatan publik, hingga kerusakan ekosistem hayati secara permanen.

Pendekatan Humoris dan Penguatan Manunggal TNI-Rakyat

Kehadiran Pasis Seskoad di tengah-tengah jamaah Jumat menuai apresiasi dan respons positif dari warga setempat. Pendekatan persuasif-kultural berbasis ajaran agama ini dinilai efektif dalam menyentuh kesadaran kolektif masyarakat terkait isu sensitif pencegahan Karhutla.

Inisiatif ini sekaligus mempertegas bahwa pengabdian prajurit TNI tidak hanya terbatas pada fungsi pertahanan nasional, tetapi juga diwujudkan melalui pembinaan karakter, spiritualitas, serta pengawalan terhadap isu-isu krusial daerah seperti mitigasi bencana.

“Menjaga alam adalah amanah, mencegah Karhutla adalah ibadah, dan melindungi kehidupan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama,” tegas Pasis Seskoad menutup pesan dakwahnya.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment