Balangan, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) kembali meluncurkan inovasi digital dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Pergeseran Anggaran (SIMPA), proses verifikasi usulan pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berhasil dipangkas secara signifikan.
Inovasi digital ini sukses mempercepat durasi verifikasi dari yang semula memakan waktu rata-rata tujuh hari kerja menjadi hanya 2,5 hari kerja, atau melesat lebih cepat sekitar 64 persen.
SIMPA digagas oleh Kepala Bidang Anggaran BPKPAD Kabupaten Balangan, Rizani Rahman, sebagai solusi atas proses administrasi pergeseran anggaran yang sebelumnya masih mengandalkan dokumen fisik konvensional. Melalui portal terintegrasi ini, seluruh tahapan pengusulan, verifikasi, persetujuan, hingga pemantauan dapat diakses secara digital dan transparan.
Aplikasi SIMPA dibekali sejumlah fitur unggulan, seperti dasbor pemantauan waktu nyata (real-time), penyaringan regulasi otomatis, rekam jejak audit digital (audit trail), serta pengaturan periode pengajuan (window period).
“SIMPA kami kembangkan bukan sekadar mengubah proses administrasi manual menjadi digital, melainkan sebagai instrumen pengendalian agar setiap usulan pergeseran anggaran diproses secara lebih cepat, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rizani Rahman, Kamis (5/11/2026).
Efisiensi Beban Kerja dan Target Reformasi Birokrasi
Penerapan SIMPA yang dimulai sejak Juli 2026 ini telah menunjukkan capaian kinerja yang sangat positif. Selain memangkas durasi verifikasi hingga 64 persen, aplikasi ini tercatat berhasil menurunkan beban administratif petugas verifikator hingga 40 persen, dengan tingkat ketersediaan sistem (uptime) mencapai 99,5 persen dan indeks kepuasan pengguna sebesar 87 persen (kategori sangat baik).
Pada tahap awal implementasi, sebanyak tujuh Perangkat Daerah telah aktif memanfaatkan sistem ini, melampaui target uji coba awal yang ditetapkan sebanyak lima instansi.
Dukungan penuh disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPKPAD Kabupaten Balangan, Kamrani. Ia menegaskan bahwa SIMPA merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam mengawal reformasi birokrasi dan meningkatkan efisiensi tata kelola fiskal.
“Kami sangat mendukung hadirnya SIMPA. Keberhasilan inovasi ini tidak hanya diukur dari tersedianya aplikasi, tetapi dari manfaat nyata dalam meningkatkan kinerja aparatur serta mewujudkan pengelolaan APBD yang akuntabel dan tepat sasaran,” tegas Kamrani.








