Permudah Wisatawan Lapor Fasilitas hingga Pungli, Objek Wisata Batu Benawa Sediakan Kanal Pengaduan QR Code dan WhatsApp

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pengelola Objek Wisata Batu Benawa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi meluncurkan inovasi LANJUNG (Layanan Pengaduan Pengunjung). Terobosan berbasis respons cepat ini dihadirkan guna memberikan kemudahan bagi para wisatawan dalam menyampaikan keluhan, kritik, serta saran konstruktif terkait kondisi fasilitas dan pelayanan di kawasan objek wisata unggulan tersebut.

Inovasi LANJUNG membuka ruang komunikasi yang inklusif dan akuntabel bagi para pengunjung untuk melaporkan berbagai dinamika lapangan, mulai dari isu kebersihan lingkungan, ketersediaan fasilitas umum, hingga kinerja petugas di area wisata.

Kepala Pengelola Objek Wisata Batu Benawa, Masruswian, menjelaskan bahwa LANJUNG dikembangkan sebagai jembatan interaksi langsung antara pengelola dan publik. Setiap aduan dan masukan yang masuk diposisikan sebagai basis evaluasi untuk menentukan tindak lanjut perbaikan secara cepat dan presisi.

“Laporan yang disampaikan wisatawan menjadi bahan pertimbangan utama bagi kami untuk mengambil langkah penanganan di lapangan. Sementara saran dan kritik yang masuk menjadi acuan evaluasi berkala agar kualitas pelayanan kawasan Batu Benawa terus meningkat,” ujar Masruswian.

Kemudahan Akses QR Code dan Jaminan Kerahasiaan

Para wisatawan yang ingin memanfaatkan kanal layanan LANJUNG dapat mengaksesnya secara mudah dengan memindai (scan) kode QR yang terpasang di papan media informasi kawasan, atau menghubungi nomor WhatsApp Pengaduan resmi di 0852-4949-6990.

Cakupan pengaduan yang dapat dilaporkan meliputi:

  • Kinerja dan kesopanan pelayanan petugas;

  • Indikasi pungutan liar (pungli) atau tarif tidak sesuai ketentuan;

  • Kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan wisata;

  • Kerusakan atau kelayakan fasilitas umum;

  • Aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung selama berwisata.

Agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara akurat, pengunjung diimbau melengkapi kronologi kejadian, rincian waktu, lokasi spesifik, serta melampirkan dokumentasi foto pendukung jika tersedia. Pihak pengelola memberikan jaminan penuh atas kerahasiaan identitas dan nomor kontak pelapor. Adapun untuk situasi darurat (emergency), pengunjung disarankan segera merapat ke petugas operasional terdekat di area wisata.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment