Balangan, Peloporkalimantan – Wakil Bupati Balangan yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Balangan, H. Akhmad Fauzi, mendorong seluruh jajaran pengurus DMI untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pernyataan tersebut ditegaskan usai prosesi Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah DMI Kabupaten Balangan Masa Khidmat 2024–2029 yang berlangsung di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (15/10/2026).
Akhmad Fauzi menyampaikan bahwa fungsi keberadaan masjid di tengah masyarakat perlu diperluas secara inklusif. Menurutnya, masjid tidak hanya difungsikan sebatas tempat ibadah salat dan tempat belajar mengaji rutin, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat literasi pengetahuan dan ruang berdiskusi dalam menuntaskan berbagai persoalan keumatan.
“Kunci kemakmuran masjid ada tiga, yaitu dibangun dengan baik, dikelola dengan baik, dan dipenuhi jemaah, baik untuk beribadah maupun untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Akhmad Fauzi.
Ia menambahkan, pengurus takmir masjid di Kabupaten Balangan diharapkan dapat mengintegrasikan program penguatan ekonomi berbasis masjid serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, sehingga keberadaan masjid mampu memancarkan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan warga sekitar.
Memakmurkan Masjid Adalah Amanah Strategis
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Provinsi Kalimantan Selatan, H. Anwar Hadimi, menegaskan bahwa amanah mengelola dan memakmurkan masjid merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi.
“Masjid perlu dikelola secara baik, memberikan kenyamanan kepada jemaah, serta menghadirkan kegiatan yang kreatif dan bermanfaat agar semakin dekat dengan kehidupan masyarakat,” tutur H. Anwar Hadimi.
Melalui kepengurusan yang baru dilantik serta tata kelola manajemen yang tertata rapi, DMI Kabupaten Balangan diharapkan dapat membawa masjid-masjid di Bumi Sanggam makin responsif dalam menjawab kebutuhan jemaah, baik pada dimensi keagamaan, pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi daerah.
Sumber : Infopublik.id








