Gandeng BPSDMP Komdigi Banjarmasin, Kader TP PKK se-Kabupaten HST Dibekali Keterampilan Kreasi Konten Media Sosial

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Jajaran Kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendapat pembekalan keterampilan digital yang aplikatif. Mereka mengikuti Pelatihan Kreasi Konten Media Sosial untuk Literasi Digital yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten HST, Barabai, Senin (7/9/2026).

Pelatihan strategis ini diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten HST guna mendongkrak kapasitas kader dalam memanfaatkan platform media sosial secara produktif, khususnya dalam memproduksi video pendek dan desain grafis yang menarik hanya dengan menggunakan telepon pintar (smartphone).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan peserta dari unsur Pokja TP PKK Kabupaten, para Ketua TP PKK Kecamatan, hingga anggota Pokja tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten HST.

Dalam pelaksanaannya, Diskominfo SP HST menggandeng Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Banjarmasin dengan menghadirkan narasumber profesional, Rachma Ainun Nikmah. Selama sesi pelatihan, peserta dibekali teknik praktis merancang konten media sosial yang komunikatif sekaligus diajak langsung mempraktikkan proses pembuatan materi visual menggunakan gawai masing-masing.

Tidak sekadar mengejar aspek teknis pengoperasian aplikasi kreatif, para peserta juga mendapat pemahaman mendalam mengenai pentingnya literasi digital. Materi mencakup cara memilah informasi yang valid, menjaga keamanan data pribadi di ruang siber, hingga penerapan etika dan budaya bermedia sosial yang sehat.

Mewakili Kepala Diskominfo SP HST, Darkuni, selaku Ketua Pelaksana kegiatan, Supriyanto menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital kini menjadi kebutuhan krusial bagi kader PKK mengingat kedekatan emosional mereka dengan struktur keluarga dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurutnya, keterampilan mengolah dan mendistribusikan informasi positif melalui media sosial akan sangat membantu kader dalam menyebarluaskan program-program pembangunan pemerintah, dinamika kegiatan PKK, edukasi keluarga, hingga mempromosikan potensi lokal daerah.

“Selain belajar membuat konten, peserta juga dibekali empat pilar literasi digital, yaitu cakap, aman, etis, dan berbudaya digital. Harapannya, kader dapat menjadi contoh dalam menggunakan media sosial secara cerdas dan bijak,” ungkap Supriyanto.

Melalui pembekalan intensif ini, para kader PKK Bumi Murakata diharapkan tidak hanya terampil memproduksi konten kreatif yang bernilai edukatif, tetapi juga mampu bertindak sebagai agen perubahan yang memperkuat ketahanan literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat luas.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment