RS Marina Permata Gelar Pelatihan Service Excellence untuk 340 Karyawan

TANAH BUMBU, PeloporKalimantan.com – Rumah Sakit Marina Permata Batulicin menggelar Pelatihan Service Excellence dan Capacity Building bagi seluruh karyawan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat kompetensi sumber daya manusia.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dalam delapan batch dengan total 340 peserta. Pembagian tersebut dilakukan agar seluruh karyawan dapat mengikuti kegiatan tanpa mengganggu kesinambungan pelayanan rumah sakit kepada pasien.

Batch pertama dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) di Pantai Jo Cemara, Pulau Salak, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan jumlah peserta sebanyak 46 orang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Jhonlin Institute dan dijadwalkan berlangsung mulai September hingga Desember 2026.

Direktur RS Marina Permata, dr. Masliani, mengatakan program pelatihan tersebut telah direncanakan sejak 2025 dan ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai pelayanan prima kepada seluruh karyawan.

“Ini merupakan batch pertama dari delapan batch yang direncanakan. Kami ingin seluruh karyawan Rumah Sakit Marina Permata mendapatkan pemahaman mengenai Service Excellence, karena kemampuan pelayanan merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki seluruh karyawan,” ujarnya.

Menurut Masliani, pelayanan prima bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas yang berhadapan langsung dengan pasien, tetapi juga seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga administrasi, dan tenaga penunjang.

“Setiap karyawan memiliki kontribusi terhadap mutu pelayanan rumah sakit. Mulai dari pasien datang, mendapatkan pelayanan, hingga menyelesaikan proses pelayanan, setiap interaksi merupakan bagian dari pengalaman pasien terhadap rumah sakit,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta menerima materi mengenai Service Excellence dan Zero Complain, Personal Value, serta Teamwork. Kegiatan juga diisi dengan pemutaran video inspiratif dari karyawan RS Marina Permata dan dilanjutkan dengan kegiatan outing serta berbagai permainan pada hari berikutnya.

RS Marina Permata menghadirkan Muhammad Fazeloon, Rahmadsyah, dan Diran Marjali sebagai trainer.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, studi kasus, permainan edukatif, dan aktivitas kelompok. Metode tersebut bertujuan membantu peserta menghubungkan materi pelatihan dengan kondisi yang dihadapi dalam pelayanan sehari-hari.

Trainer Muhammad Fazeloon mengatakan pelayanan prima harus dimulai dari pola pikir dan sikap setiap individu.

“Pelayanan prima bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga bagaimana kita memberikan pelayanan tersebut. Cara berkomunikasi, bahasa tubuh, kemampuan mendengarkan, empati, serta respons terhadap kebutuhan pasien merupakan bagian yang sangat penting dalam membangun pengalaman pelayanan,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Borneo Yuda Pratama, mengatakan pelatihan tersebut membantu peserta memahami cara memberikan pelayanan yang lebih baik sekaligus menghadapi komplain dari pasien maupun keluarga.

“Pelatihan ini menambah pemahaman kami tentang bagaimana memberikan pelayanan yang baik, menghadapi komplain, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Selain Service Excellence, kegiatan juga dirangkaikan dengan Capacity Building yang difokuskan pada penguatan komunikasi, kolaborasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan antarpegawai.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak membangun kepercayaan, meningkatkan komunikasi, memperkuat kerja sama, serta memahami peran masing-masing dalam mendukung pelayanan rumah sakit.

Pelatihan Service Excellence dan Capacity Building RS Marina Permata dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga Desember 2026.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment