Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Apel Kesiapan dan Aksi Korvei Lingkungan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola dr. Murdjani, Kota Banjarbaru, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan bersih-bersih lingkungan secara besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah daerah, komunitas, hingga masyarakat umum.
Melalui aksi korvei tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat dan menjadi budaya bersama.
Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Noer Adi Wardojo menegaskan bahwa kegiatan korvei tidak hanya dilaksanakan satu kali, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Tidak hanya satu kali, tapi berlanjut. Yang penting konsisten dan efektif untuk membersihkan Banjarbaru supaya bersih dan resik,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, komando pengurangan sampah berada di tangan kepala daerah. Oleh karena itu, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya berada pada Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga melibatkan berbagai perangkat daerah lainnya.
Sebagai contoh, pengelolaan kebersihan di pasar menjadi tanggung jawab dinas yang membidangi pasar, sementara pengelolaan sampah di hotel, restoran, dan kafe berada dalam pembinaan dinas yang membidangi sektor pariwisata.
Menurutnya, berbagai ilmu dan teknologi pengelolaan sampah sebenarnya sudah tersedia. Namun, yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen dan kemauan bersama untuk menerapkannya secara nyata di lapangan.
“Ilmunya sudah ada, teknologinya sudah ada, sekarang pertanyaannya adalah mau apa tidak? Sekarang kita harus nyatakan bahwa semuanya harus bisa, semuanya harus wajib melaksanakan,” tegasnya.
Melalui kegiatan apel kesiapan dan aksi korvei tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap gerakan menjaga kebersihan lingkungan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.









