Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) merampungkan revitalisasi dan rehabilitasi sebanyak 55 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2025. Program tersebut mencakup jenjang PAUD, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Bupati HST Samsul Rizal mengatakan revitalisasi pendidikan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga menyasar penguatan ekosistem pembelajaran secara menyeluruh. Menurutnya, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak menjadi faktor penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Ia menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta sinergi dengan program pemerintah pusat. Bupati berharap fasilitas pendidikan yang telah direvitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat bersama demi keberlanjutan pendidikan di Bumi Murakata.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST Muhammad Anhar menyampaikan bahwa revitalisasi tahun 2025 meliputi delapan satuan PAUD, 21 Sekolah Dasar, dan 26 Sekolah Menengah Pertama. Total sebanyak 55 satuan pendidikan berhasil direvitalisasi dan direhabilitasi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Ia menjelaskan, program tersebut berdampak signifikan terhadap perbaikan kondisi sarana dan prasarana sekolah. Sekolah dengan kondisi rusak berat tercatat berkurang 16 persen, dari sebelumnya 68 sekolah menjadi 57 sekolah. Selain itu, jumlah sekolah dengan kondisi rusak ringan juga menurun 33 persen, dari 135 sekolah menjadi 91 sekolah.
Di sisi lain, jumlah sekolah berkondisi baik mengalami peningkatan sebesar delapan persen, dari 277 sekolah menjadi 315 sekolah. Secara keseluruhan, jumlah satuan pendidikan negeri dan swasta jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten HST mencapai 480 sekolah.
Untuk Tahun Anggaran 2026, Dinas Pendidikan HST mengajukan revitalisasi terhadap 119 satuan pendidikan. Usulan tersebut terdiri atas 43 PAUD, 60 SD, 15 SMP, dan satu satuan pendidikan kesetaraan. Anhar menyebut jumlah tersebut menjadikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebagai daerah dengan pengajuan revitalisasi satuan pendidikan terbanyak di Kalimantan Selatan.
Komitmen tersebut menegaskan upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pemerataan fasilitas belajar bagi seluruh peserta didik.









