WEF Davos 2026, Menkomdigi Dorong ASEAN Bangun Ekosistem Digital Terintegrasi

Integrasi digital menjadi faktor penentu daya saing ASEAN dalam menghadapi persaingan ekonomi global yang kian ketat. Kawasan Asia Tenggara didorong untuk melangkah dari integrasi parsial menuju ekosistem digital regional yang saling terhubung, tepercaya, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss.

Dalam forum tersebut, Meutya menegaskan pentingnya penguatan integrasi digital kawasan melalui berbagai inisiatif strategis, di antaranya pengembangan sistem pembayaran lintas negara seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta percepatan perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

Meutya menyebutkan, QRIS saat ini telah terhubung dengan sejumlah negara mitra di kawasan, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Konektivitas tersebut dinilai mampu mengurangi hambatan transaksi, menekan biaya, serta memperluas akses pelaku usaha ke pasar regional. Selain itu, digitalisasi juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas ekonomi.

Ia menilai ASEAN berada pada momentum strategis untuk memperkuat integrasi digital secara menyeluruh. Menurutnya, DEFA menjadi fondasi penting dalam menyelaraskan standar digital kawasan, memungkinkan layanan lintas negara, serta mengurangi fragmentasi regulasi yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi digital.

Meutya menegaskan bahwa integrasi digital tidak hanya berperan dalam meningkatkan daya saing kawasan, tetapi juga menciptakan kepastian regulasi bagi pelaku usaha, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kepercayaan dalam transaksi digital lintas negara.

Lebih lanjut, Meutya menyatakan kesiapan Indonesia untuk terus bekerja sama dengan negara-negara ASEAN dan mitra global guna memastikan transformasi digital kawasan berjalan cepat, aman, dan memberikan manfaat bersama.

Ia optimistis ASEAN mampu memperkuat posisinya di tingkat global melalui integrasi digital yang solid dan inklusif, sekaligus menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh negara anggota.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar