Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal secara resmi membuka Lomba Balogo Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) bertajuk “Menyala Bersama Abangku” di Lapangan Tenis Murakata Barabai, Minggu (21/12/2025) pagi. Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Sejak dibuka pukul 09.00 Wita, lomba balogo disambut antusias oleh para peserta. Atlet balogo dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Tengah turut ambil bagian, menjadikan ajang ini sebagai pertemuan komunitas balogo lintas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak terkait yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa balogo bukan sekadar permainan tradisional, melainkan warisan budaya Banua yang mengandung nilai dan filosofi luhur.
Menurutnya, balogo mengajarkan ketepatan, ketenangan, dan kehati-hatian dalam menentukan langkah, sekaligus menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan karakter masyarakat Banua yang menjunjung tinggi kebersamaan.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada GOBI, khususnya GOBI Kabupaten HST, yang dinilai konsisten menjaga dan mengembangkan olahraga tradisional balogo di tengah arus modernisasi. Momentum Hari Jadi HST disebut sebagai saat yang tepat untuk memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan pembukaan turut dimeriahkan dengan ekshibisi balogo antar pejabat daerah sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal. Pemerintah Kabupaten HST menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan olahraga tradisional melalui pembinaan komunitas, penyediaan fasilitas, serta promosi sebagai bagian dari daya tarik budaya dan pariwisata daerah.
Menutup sambutannya, Bupati Samsul Rizal mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan sportivitas selama pertandingan berlangsung, serta menjadikan lomba balogo sebagai sarana mempererat silaturahmi antar daerah.









